orijinale-icon

DIGITAL & TECHNOLOGY

~ IT Infrastructure ~
Infrastruktur TI merupakan dasar dari sistem teknologi informasi yang diperlukan untuk mengembangkan TI, monitoring, dan bagi suatu perusahaan yang memanfaatkan teknologi informasi untuk menunjang bisnis mereka biasanya mengacu pada operasional dan pengelola semua perangkat dan fasilitas yang terkait dengan TI yang ada pada perusahaan tersebut. Infrastruktur TI terdiri dari semua elemen yang mendukung manajemen dan kegunaan data dan informasi. Ini termasuk hardware dan data center, penyimpanan dan pengambilan data, sistem jaringan, dan legay interface. Dengan perubahan yang begitu cepat saat ini terhadap kemajuan teknologi informasi serta adanya kompetitif antar bisnis, suatu perusahaan harus bisa memastikan bahwa Infrastruktur TI yang mereka punya sudah dirancang sedemikian rupa sehingga bisa beradaptasi dengan segala perubahan yang cepat tanpa mempengaruhi operasional dan kelangsungan bisnis. Kemajuan infrastruktur TI dalam 15 tahun terakhir ini begitu pesat dari yang awalnya menggunakan komputer desktop dengan teknologi kurang bagus hingga pada saat ini dimana setiap pengguna TI sudah terhubung ke jaringan internet menggunakan berbagai perangkat dengan mobilitas tinggi seperti laptop, ponsel dan tablet sehingga infrastruktur TI harus selalu tersedia 24/7 dengan kecepatan cepat dan memiliki kapasitas yang cukup untuk mendukung berbagai perangkat dan penyimpanan data serta komunikasi dan interaksi penggunanya.
Seiring dengan terus berkembangnya teknologi informasi yang serba digital untuk penyimpanan data dan manajemen data, Infrastruktur TI juga sudah harus bergerak menuju trend teknologi yang mendukung digital seperti teknologi cloud dengan berbagai fasilitas seperti Infrastructure as a Service (IaaS), Platform as a Service (PaaS), Software as a Service (SaaS) dengan model yang berbeda-beda. Sehingga perusahaan mempunyai alternatif pilihan untuk menjalankan infrastruktur TI apakah akan tetap secara tradisional dimana data center, data storage, dan berbagai komponen infrastruktur TI nya maintain sendiri dengan resiko biaya operasional yang akan semakin mahal dan rentan terhadap kerusakan karena lifecycle dari suatu sistem atau perangkat mempunyai batas waktu. Atau dengan Hyperconverged infrastructure dimana pemeliharaan komputer, network, dan data storage dalam satu interface yang di bundle secara bersamaan pada hardware yang sama. Pilihan lainnya dengan cloud infrastructure baik itu melalui private cloud maupun menyewa fasilitas dari perusahaan lain melalui public cloud. Sudah banyak provider dari public cloud saat ini seperti Alibaba, Amazon, Google, IBM, atau Microsoft.
Manajemen infrastruktur TI menjadi tulang punggung terhadap teknologi suatu perusahaan dalam menyediakan struktur dan kontrol fungsi yang bertanggung jawab untuk teknik operational yang cakupannya seperti perangkat keras, perangkat lunak, dan sistem jaringan pada fisik dan virtual environment. Layanan yang diberikan oleh manajemen infrastruktur TI biasanya berada di belakang layar dengan memelihara teknologi yang mendukung operasional sehari-hari, seperti Internet, email, aksesibilitas data, dan real-time monitoring. Tugas utamanya adalah untuk meminimalkan downtime dan mempertahankan produktivitas bisnis. Karena infrastruktur TI ini cakupannya sangat luas, biasanya struktur dari manajemen infrastruktur TI dibagi-bagi dalam menjadi beberapa substruktur, seperti systems management & Environmental issues, network management, storage management, Physical and virtual assets termasuk didalamnya untuk Hardware, Storage, dan Asset lifecycle, Capacity monitoring/planning & Availability, Network utilization, Wireless and wired network operations, Mobile connectivity, data center infrastructure management, Maintenance/service updates, end user support & services.
Akan kita coba eksplore satu persatu secara detail dalam tulisan lainnya agar bisa memberikan peengetahuan secara mendalam tentang bagaimana infrastruktur TI memegang peranan sangat penting terhadap teknologi yang digunakan dalam suatu perusahaan untuk menunjang keberlangsungan bisnisnya, baik secara operasional harian maupun dalam peningkatan produktifitas perusahaan.

Artikel Terkait: