orijinale-icon

Lele atau ikan keli adalah sejenis ikan yang hidup di air tawar dengan tubuh yang licin, agak pipih memanjang serta memiliki kumis yang panjang. Di Indonesia banyak juga spesies nya dengan nama yang berbeda-beda, seperti ikan kalang (Sumatera Barat), ikan maut (Gayo), ikan sibakut (Karo), dan banyak lagi. Lele bergerak sangat lincah dan kuat karena mampu juga bertahan hidup dan bergerak di luar air. Biasanya hidup di sungai dan arus air perlahan, aktif mencari makan pada malam hari.

Berbagai ekplorasi serta analisa dilakukan sebelum membangun peternakan, diawali dengan membuat rencana-rencana untuk infrastruktur peternakan ikan lele beserta produk olahan hasil panen. Lalu mulai mengimplementasikan dengan membuat kolam, saluran, dan filter air. Untuk mengetahui jenis-jenis kolam untuk budi daya ikan, bisa melihat Cerita Jenis Kolam.

Selain itu juga mendengar cerita-cerita dari peternak lele yang sudah banyak pengalaman. Dengan modal itu akhirnya dibuatlah Rancangan Akhir seperti penggunaan 2 jenis kolam yaitu kolam bulat dan kolam kotak beton yang diselimuti terpal. Untuk pembesaran tersedia 3 kolam bulat yang masing-masing berfungsi untuk memisahkan lele berdasarkan ukurannya. Sedangkan 3 kolam kotak berfungsi masing-masing untuk lele yang sudah layak panen, untuk lele yang terkena penyakit, dan untuk pemijahan benih lele. Ada juga bak filter yang diisi dengan busa, ijuk, pasir, batu kolam, dan arang batok kelapa. Air yang sudah di filter akan dialirkan kembali ke kolam untuk mengurangi pembuangan air yang berlebihan.

Setelah kolam-kolam pembesaran beserta saluran air sudah siap digunakan, mulailah dengan mengisi air kolam dan memastikan PH air normal, tidak mengandung zat besi dan merkuri yang besar. Banyak penyebab air kolam terlalu basa atau asam seperti air sumur yang mengandung zat besi yang tinggi, air hujan, atau sisa pakan yang tidak termakan. Untuk mencapai PH normal banyak cara seperti menambahkan garam NaCL atau kerosok saat hujan, atau mencampur dengan kapur, atau soda kue untuk menaikkan kadar PH. Pemeliharaan air kolam agar tetap dalam kondisi PH normal adalah hal penting agar air kolam tidak bau menyengat.

Pencarian benih lele bukan perkara yang mudah, setelah mencoba mengunjungi beberapa peternak lele sampai akhirnya menemukan benih yang sesuai dengan ekspektasi. Cerita mengenai pembenihan ikan lele bisa membaca artikel Cerita Benih Lele. Seminggu setelah mengisi air kolam, kemudian ditebar benih lele. Benih ukuran sekitar 7 sampai 10 cm yang sehat dan licah dibiarkan semalam tanpa diberikan pakan, karena biasanya kondisi masih stress dan perlu adaptasi dengan tempat baru.

Pakan yang diberikan merupakan campuran pelet dan cairan fermentasi dari gula merah/molase, ragi tape, probiotik, dan yakult. Perlunya dilakukan pembibisan atau mencampur pelet dengan cairan fermentasi agar pelet lebih lembut, lebih sehat, dan tidak membuat perut ikan menjadi kembung. Membesarkan lele akan lebih baik displin dalam memberikan makan, karena sifatnya yang bisa memakan lele lain saat kelaparan. Memberi makan lele bisa 2 atau 3 kali sehari dengan rentang jarak dan jumlah pakan yang hampir sama (setiap 8 sampai 12 jam sekali). Untuk pakan lele sebenarnya banyak pilihan, yang terpenting mengandung protein yang tinggi, selain mempengaruhi pertumbuhan juga kualitas daging ikan juga akan berbeda. Lele siap dipanen biasanya setelah berumur sekitar 60 hari, tetapi memang pertumbuhan masing-masing lele tidak sama, oleh karena itu harus sering di sortir minimal seminggu sekali. Lele yang sudah layak panen akan lebih baik segera dipotong, karena semakin besar lele maka daging ikan akan lebih keras.

Mengkonsumsi ikan lele sangat banyak manfaatnya seperti dalam 100 gram ikan lele mengandung sekitar 122 kalori dan 6,1 gram lemak. Tiap ekornya juga mengandung protein berkualitas tinggi sebanyak 15,6 gram yang berguna untuk membangun otot tanpa lemak serta meningkatkan kekebalan tubuh. Ada juga kadar vitamin B-12 yang sangat tinggi yang di rekomendasikan untuk dikonsumsi tiap hari sebagai 40 % asupan vitamin B-12. Rutin makan ikan lele dengan wajar merupakan cara mudah untuk meningkatkan asam lemak omega-3 dan omega-6 dalam tubuh. Satu ekor ikan lele menyediakan 220 mg asam lemak omega-3 dan 875 mg omega-6. Tubuh kita membutuhkan kandungan omega untuk pembentukan sel dan mencegah berbagai penyakit dalam tubuh. Asam lemak ini tidak dapat dibuat secara alami dalam tubuh, melainkan didapat dari asupan makanan yang kaya omega-3 dan omega-6. Kedua nutrisi ini berperan penting untuk kesahatan jantung, mengurangi peradangan, mengurangi risiko osteoporosis, kanker, gejala asma, dan mencegah demensia di usia lanjut. Selain aspek pencegahan, omega-3 juga merangsang pertumbuhan rambut dan kulit, perkembangan otak, saraf dan penglihatan, karena itulah omega-3 sangat baik untuk bayi dan ibu hamil.

Artikel Terkait:

PRODUK OLAHAN

Lele Bumbu Orijinale merupakan produk olahan makanan dimana sumber ikan lele dari hasil peternakan mandiri yang dikelola secara baik untuk pakan dan pemeliharaannya. Ikan hasil panen dibersihkan terlebih dahulu sebelum dikemas dalam kemasan yang baik sehingga menjadikan produk yang layak di konsumsi serta memudahkan konsumen dalam menyajikan hidangan sehat keluarga.


~ Untuk pembelian secara online melalui TOKOPEDIA ~
lele-fillet-tanpa-bumbu
lele-bumbu-kuning
lele-bumbu-rendang
lele-bumbu-balado